Sejarah AC Milan
Dari gelar pertamanya di bawah presiden pertama, Alfred Edwards, hingga saat ini, AC Milan merupakan klub sepakbola yang memiliki sejarah luar biasa baik di domestik maupun di kancah Eropa.
Setelah memenangkan tiga gelar awal pada tahun 1906 dan 1907, Milan harus menunggu sampai musim 1950-1951 untuk memenangkan gelar keempat mereka.
Mulai awal tahun 1950an, striker Swedia, Gunner Nordahl, bergabung ke Milan dan tercatat menjadi top skorer klub di musim 1949/50, 1952/53, 1953/54, dan 1954/55. Dia juga menjadi kapten Rossoneri untuk meraih gelar lain di musim terakhirnya di Milan.
Sementara Real Madrid memimpin rekor memenangkan Piala Eropa sembilan kali, Milan adalah tim tersukses kedua dengan catatan tujuh kali kemenangan.
Pada periode 60-an sampai 70-an, Milan memiliki pemain legendaris Gianni Rivera yang membantu pencapaian luar biasa klub.
Selama membela AC Milan, Rivera turut menyumbangkan tiga gelar Serie A, dua Piala Eropa, dan beberapa piala lainnya sebelum pensiun pada tahun 1979.
Akhir 1980-an dan sebagian besar tahun 1990-an merupakan salah satu periode terbaik Milan saat Berlusconi duduk di kursi presiden klub.
Pelatih Arrigo Sacchi, seorang mantan penjual sepatu, memenangkan gelar pada tahun 1988 dan Piala Eropa pada tahun 1989 dan 1990.
Keberhasilan ini ditopang oleh skuad tangguh Milan. Di belakang berjejer empat pemain belakang tangguh yaitu Maldini, Franco Baresi, Alessandro Costacurta, dan Mauro Tassotti, sementara Ruud Gullit dan Marco van Basten bertugas menjebol gawang lawan.
Pelatih selanjutnya, Fabio Capello, bahkan menikmati lebih banyak sukses dengan membawa AC Milan memenangkan empat gelar Serie A dalam lima tahun






0 comments:
Post a Comment